Memorable Journey (2)

Bismillaah…

“Yuk, kita lihat zamzam tower. Udah nyala atau belum lampunya”, ajak suami selepas shalat isya di hari ke-29 Ramadhan 1437 H.

Saya baru tahu bahwa di KSA lampu di puncak zamzam tower akan menyala sebagai tanda Ramadhan telah berakhir dan bulan Syawal telah dimulai. Lampu itu akan bersinar semalaman, sehingga seluruh jazirah Arab akan melihatnya dan tahu bahwa esok hari hari raya Idul Fitri. Infonya sih demikian yang saya terima dari teman grup safar.

Qadarullah wa maa syaa-a fa’al. Saat berkeliling bersama suami, kami tidak mendapati lampu itu menyala. Itu berarti kami harus melaksanakan shalat tarawih satu malam lagi dan puasa Ramadhan genap 30 hari.

Continue reading

365 Days

“…Kamu melengkapiku.”

Dua kata di atas adalah potongan surat untuk mas suami yang dengan sengaja saya selipkan di tas kerjanya. Inginnya sih tiba-tiba ditemukan, apalah daya saya tetap harus memberi kode lewat whatsapp bahwa ada ‘sesuatu’ di tasnya. #gagalsurprise 😂

Tapi untuk pagi ini, kejutannya berhasil ditemukan. Berbekal pengalaman yang telah lalu, maka sekarang diselipin di laptop biar langsung dibuka di kantor. Hihihi.

Sekedar prolog saja, saya adalah seorang introvert yang amat sulit membahasakan apa yang ingin saya sampaikan dengan berbicara langsung. Saya lebih nyaman mengutarakannya melalui tulisan.

Continue reading