Rawat Kulitmu

Bismillaah…

Skincare 2017

Masih ingat sekali pertama kali saya menggunakan face wash saat SMP. Rutinitas mencuci wajah ini selalu bersamaan dengan rutinitas mandi. Masa-masa awal pubertas yang suka terpengaruh iklan. 😌 Produk face wash yang saya gunakan pertama kali adalah Bi*re. Kebiaasaan ini pun berlanjut hingga lulus kuliah.

Saya merasa kulit wajah dan tubuh saya baik-baik saja. Hingga sangat jarang berbagai produk singgah di kulit saya. Saya rasa pencuci wajah dan pelembab wajah sudah cukup untuk melindungi. Saya tidak merasa membutuhkan sun screen dan teman-temannya.

Padahal kenyataannya kulit di sekitar bibir saya pernah dalam kondisi sangat kering hingga mengelupas. Saya yang cuek menganggap itu hanya karena kurang minum air putih.

Continue reading

Istri yang Pandai Bersyukur

Bismillaah…

Saya senang sekali beberapa bulan lalu pernah menjadi responden penelitian tugas akhir adik mahasiswa di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Penelitiannya mengenai relasi dalam pernikahan, khususnya ‘menghitung rasa syukur’ dari diri pasangan. Saya mengisi jawaban dari pertanyaan selama beberapa hari melalui link yang diberikan oleh peneliti.

screenshot link pertanyaan

Saya mengisi jawaban setiap harinya tanpa kesulitan. Saya tuliskan apa yang membuat saya bersyukur pada suami, mulai dari hal yang mungkin remeh temeh seperti menaruh pakaian kotor di tempatnya, sampai hal yang barangkali “wow”.

Continue reading

Pure Happiness

look at closer

Image source: pinterest

Bismillaah…

Hujan turun deras di sebuah pusat perbelanjaan dua hari lalu. Saya yang sedang menikmati pedasnya sate bebek, terpana melihat dua anak kecil tidak jauh dari tempat saya duduk. Mereka begitu menikmati guyuran hujan siang itu.

Kemudian tidak jauh dari mereka berdua, ada seorang bapak yang tak kalah girang bermain hujan sambil membawa sebuah balon berwarna merah muda. Entah milik siapa balon tersebut. Senyum lebar ketiganya di bawah rintik hujan yang mencuri perhatian saya. Masyaa Allah, seolah mereka bisa merepresentasikan bahwa hujan adalah rahmat dari Allah.

Continue reading

Ilmu Rendah Hati

Bismillaah… 

Bontang dan hujan sore hari seringkali sukses membuat saya merenungkan banyak hal. Entah untuk menelusuri kenangan terdahulu atau sekadar berkontemplasi akan sesuatu. Suasananya cukup pas dengan segala kesejukan dan kesyahduannya.

Sore ini selepas mengantar pulang dua orang teman dari menghadiri sebuah sosialisasi, hujan turun dengan derasnya. Pikiran saya pun berkelana ke mana-mana. Benar-benar divergen pemikiran saya. 😅

Di era media sosial yang beragam jenisnya sekarang ini, sungguh celah setan untuk menggoda agar seseorang pamer sangat besar. Beberapa ada yang mengatakan bahwa medsos adalah urusan niat setiap orang. Niat itu masalah hati. Iya, saya sepakat. Dengan demikian, bukankah mengendalikannya menjadi lebih sulit? Karena hanya diri kita yang tahu, hanya kita yang memiliki kendali.

hayaa

Continue reading

Orang-Orang Baik

Betapa menyenangkannya menyaksikan kebaikan bertebaran di muka bumi. Entah itu melalui tangan orang dewasa atau pun kepolosan anak-anak. Apalagi jika kebaikan itu terasa dekat, ada di depan mata kita.

Saya tahu saya dikelilingi orang-orang baik saat suami saya pulang kerja membawakan gorengan kesukaan saya. Sederhana, tetapi tulus dilakukannya untuk menyenangkan saya. Seperti kata Ibnu Taimiyah bahwa orang yang beriman adalah yang bahagia melihat saudaranya bahagia.

Saya tahu saya dikelilingi orang baik ketika mama menanyakan anak dan menantunya sudah makan malam atau belum. Juga ketika ibu mertua bersemangat memasakkan makanan kegemaran sang anak ketika dikabarkan kami akan mampir Bojonegoro. Terlihat biasa saja, tetapi ikhlas dilakukan seorang ibu pada anak-anaknya.

Continue reading

Feel Alive

read

Image source: we heart it

Hidup ini begitu singkat, dan Allah dengan begitu indahnya menjadikan cerita kehidupan bagi masing-masing jiwa tak pernah sama. Penuh warna. Beragam. Siapa yang takkan jatuh cinta? Ah, atau hanya saya saja.

Saya jatuh cinta pada tiap episode hidup saya, hingga detik ini. Bagaimana tidak? Ia yang Maha Segala menyisipkan pelajaran penuh hikmah di lembar demi lembar buku perjalanan saya. Hal itu yang menggiring saya untuk selalu berusaha mengabadikannya.

Continue reading