Betah di Rumah

Bismillaah…

IMG20180223103810

somewhere in Bali

Semenjak menikah, ke mana pun saya akan pergi, apapun kegiatan yang akan saya ikuti, saya harus meminta izin kepada suami. Ridha suami sangat berpengaruh dalam apa saja yang akan dan sedang saya lakukan.

Sampai saat ini suami seringkali mengizinkan saya untuk keluar rumah. Entah untuk pergi kajian, belanja ke pasar, bertemu teman, mengurus organisasi ibu-ibu departemen suami, atau berkunjung ke rumah orang tua saya. Selama meminta izin, saya dalam kondisi sehat, dan makanan untuk suami tersedia, insyaa Allah selalu diizinkan. Namun kalau sudah tampak lemas serta pucat dan tetap minta izin keluar, tentu saja tidak akan diizinkan hehe.

Sejujurnya saya malah menanti-nanti kesempatan untuk mendengar “nggak usah dulu ya” dari bibir suami yang artinya saya lebih baik di rumah saja. Karena memang pada dasarnya saya lebih betah berada di dalam rumah sendiri. Jika tidak ada sesuatu yang sangat penting atau berkaitan dengan tanggung jawab saya atau sangat rindu dengan adik-adik dan orang tua di rumah, saya berat sekali untuk keluar rumah. Anak rumahan banget deh pokoknya. Kalau pun memang harus keluar rumah, saya ingin sesegera mungkin pulang. Tidak mau berlama-lama di luar rumah.

“Dan hendaklah engkau tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyyah yang dahulu.”

(Q.S. Al-Ahzab: 33)

Sungguh, betah ada di dalam rumah adalah kenikmatan tersendiri. Kita, sebagai perempuan, sangat “merdeka” berada di rumah sendiri. Di dalam rumah kita bisa sesuka hati melakukan apapun, kita bisa menanggalkan kerudung kita, kita bisa berhias diri di depan mahram, kita bisa memakai parfum, dan sebagainya. Benar-benar serasa di istana!

Rumah merupakan hijab terbaik untuk kita sebagai seorang muslimah. Di dalam rumah, terutama rumah suami, kita terjaga dari segala kemudharatan yang mungkin akan terjadi saat melangkahkan kaki ke luar rumah. Di dalam rumah pun kita terlindungi dari berbagai fitnah yang bagai kilat menyambar-nyambar di zaman sekarang.

“Wanita adalah aurat, jika ia keluar maka setan akan menghiasinya.”

(Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albany dalam Al-Irwa’ no. 273)

Sekali lagi, jika memang benar-benar harus keluar rumah, perhatikan apa yang kita kenakan. Berkacalah sebelum pergi sambil bertanya di dalam hati, “Apakah Allah ridha jika saya keluar rumah dengan berpenampilan seperti ini?”

Amalkan adab-adab berpakaian untuk seorang muslimah. Sudahkah pakaian kita menutup aurat, longgar tidak membentuk lekuk tubuh, tidak transparan, dan tidak mengandung unsur tabarruj? Sudahkah kita tidak mengenakan wewangian yang akan mengundang syahwat laki-laki?

Jika sudah merasa berpakaian sesuai syari’at, jangan lupa berdoa saat keluar rumah dan naik kendaraan. Libatkan Allah selalu dalam tiap detik kehidupan kita. Tundukkan pandangan kita dan jangan melembutkan suara di depan lelaki yang bukan mahram. Hiasilah diri kita dengan rasa malu.

***

Saudariku, Allah Maha Mengetahui tentang kondisi hamba-hambaNya. Laki-laki dan perempuan kodratnya berbeda. Laki-laki bertugas mencari nafkah di luar rumah, dan perempuan tetap tinggal di rumah. Sebuah kebaikan jika kita tetap berada di dalam rumah. Lagi pula tetap di rumah bukan berarti kita menjadi tertutup dari dunia luar. Justru di era digital sekarang kita sangat mudah untuk menambah skill, update pengetahuan, dan mencari ide-ide kreatif.

Begitu banyak hikmah dari perintah Allah ini. Mari kita bertakwa dengan sebenar-benarnya takwa. Kita jadikan rumah kita sebagai tempat kita melakukan ketaatan pada Allah. Kita buat rumah kita tempat TERNYAMAN untuk anggota keluarga melepas penat dan untuk menambah ladang pahala sebagai seorang anak, kakak, adik, istri, juga ibu.

Jadi, sudah siap menjawab dengan percaya diri ketika ada yang bertanya “Nggak bosan di rumah aja?”

Alhamdulillah, TIDAK. Saya betah di rumah.

—Dini Fitriani Tjarma

Bontang, awal bulan April 2018. Ditulis selepas melahap udang bakar.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s