Memorable Journey (1)

Bismillaah…

Rasanya masih seperti mimpi jika mengingat perjalanan yang sangat berkesan hampir setahun lalu. Namun tentu saja ini bukan mimpi, karena Allah sudah menakdirkannya. Hanya saja letupan kebahagiaan itu masih terasa hingga kini.

Sungguh menyenangkan memiliki teman-teman safar seperti rombongan yang saya ikuti. Pembicaraannya seputar dalil-dalil, berusaha menghindari ghibah, dan masih banyak hal lain yang bikin hati ‘adem’. “Insyaa Allah dua minggu ke depan jika dilewati bersama mereka, saya betah”, saya membatin dalam hati. 😍

Kakak, ibu, dan nenek yang menyenangkan

Continue reading

Advertisements

Dia

Bismillaah…

Dia, orang terdekat yang saya percaya setelah suami dan keluarga. Bersama dia saya tidak perlu pura-pura menjadi orang lain. Dia bisa menerima hingga kekurangan saya.

Dia, yang ada di barisan terdepan ketika saya butuh bantuan. Bersama dia saya tidak hanya melewati masa-masa senang. Dia membuat saya semakin yakin bahwa persahabatan dan persaudaraan karena Allah begitu kuat.

Continue reading

Pure Happiness

look at closer

Image source: pinterest

Bismillaah…

Hujan turun deras di sebuah pusat perbelanjaan dua hari lalu. Saya yang sedang menikmati pedasnya sate bebek, terpana melihat dua anak kecil tidak jauh dari tempat saya duduk. Mereka begitu menikmati guyuran hujan siang itu.

Kemudian tidak jauh dari mereka berdua, ada seorang bapak yang tak kalah girang bermain hujan sambil membawa sebuah balon berwarna merah muda. Entah milik siapa balon tersebut. Senyum lebar ketiganya di bawah rintik hujan yang mencuri perhatian saya. Masyaa Allah, seolah mereka bisa merepresentasikan bahwa hujan adalah rahmat dari Allah.

Continue reading