Doa

Di sini, satu jam menjelang berbuka, muslimin dan muslimat menengadahkan tangannya bermunajat pada Allah. Tak jarang ada yang sampai tersedu sedan. Mereka paham bahwa doa orang yang berpuasa tidak akan tertolak.

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada tiga do’a yang tidak tertolak: (1) do’a pemimpin yang adil, (2) do’a orang yang berpuasa sampai ia berbuka, (3) do’a orang yang terzholimi.”

(H.R. Tirmidzi no. 3595, Ibnu Majah no. 1752. Hadits ini dishahihkan oleh Ibnu Hibban dalam shahihnya no. 2408 dan dihasankan oleh Ibnu Hajar. Lihat catatan kaki Zaadul Ma’ad, 2: 50).

Mereka menjalankan sunnah ini. Mereka memohon atas segala hajat mereka. Hajat apapun itu, baik urusan dunia maupun akhirat.

Ma syaa Allah… Tabaarakallaah…

Sepertinya keren jika di Indonesia masyarakatnya paham betapa berharganya waktu mustajab ini. Mungkin ngabuburit tidak jelas di jalan-jalan atau haha hihi tidak penting bersama yang bukan mahram bisa dialihkan dengan berdoa pada Allah. Meminta apa saja pada Ia yang Maha Segala.

Sepertinya saya akan merindukan tempat ini.

Di sini, di tanah kelahiran Rasulullah tercinta.

Di sini, tempat yang seolah-olah tidak pernah muat menampung jamaahnya.

Di sini, di mana tak ada tempat lain untuk melakukan tawaf selain di sini.

Di sini, di tempat ka’bah itu berada.

Di sini, di Al Masjid Al Haram.

Masjidil Haram di malam 27 Ramadhan (image source: facebook)

—Dini Fitriani Tjarma
Makkah Al Mukarromah, akhir Ramadhan 1437 H.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s