Karena Kita Tidak Tahu #22

Tidak pantas rasanya kita mencari-cari kesalahan orang lain. Bukan tugas kita menghitung-hitung kesalahan orang lain.

Sungguh tidak ada yang tahu bahwa si “dia” yang sering kita ghibahi sedang memperbaiki dirinya.

Kita juga tidak tahu si “dia” yang telah kita sebar aibnya barangkali tengah menutupi aib-aib kita.

Mungkin juga kita takkan tahu jika si “dia” yang sempat kita zhalimi senantiasa mendoakan pengampunan bagi kita.

Tidak pernah pula kita tahu bahwa si “dia” yang penampilan luarnya kita anggap tak sebaik kita selalu mengingat Allah dalam setiap gerak-geriknya.

Siapa yang tahu?
Siapa yang bisa menjamin?

Bisa jadi si “dia” itulah calon penghuni surga! Yang karena kesabaran dan keikhlasannya, dia tak pernah sedikit pun memandang rendah orang lain. Dia selalu rendah hati pada siapa pun, meski mungkin ilmunya tinggi.

Sungguh, kita tidak tahu.

image

Image source: personal gallery

Allahu Rabbi, ampuni kami. Jauhkan kami dari segala prasangka buruk terhadap saudara kami.

—Dini Fitriani Tjarma
Bontang, di malam Minggu yang diiringi derasnya hujan.

Advertisements

One thought on “Karena Kita Tidak Tahu #22

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s