Masih Panjang

Tidakkah kau rasakan jalan masih terasa panjang?

Hari-hari dilalui dengan lapang
Semua dijalani dengan perasaan riang
Seolah sudah berada dalam tempat terang
Padahal jalan masih begitu panjang

Tidakkah kau rasakan demikian?

Seringkali menjadi tertipu
Pada sujud yang dianggap cukup
Juga tampilan luar yang dirasa terjaga
Atau barisan ayat yang sudah terucap

Sudahkah kau rasakan aman?

Seolah surga ada dalam genggaman
Berbangga pada semua yang dilakukan
Sementara jalan masih terasa panjang

Sudahkah kau coba bayangkan?

Apabila esok hati dipalingkan
Lalu berubah arah ke tempat gelap
Dan di sana kau menutup mata
Habislah usia

Jadi di mana tempatmu kelak?

Padahal jalan terasa masih panjang
Jika bukan karena-Nya;
Mampukah kau bertahan?

—Dini Fitriani Tjarma
Bontang, suatu hari menegur diri sendiri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s