Kekuatan Basmallah

Beberapa malam terakhir saya rutin menonton acara di Rajawali TV yang dinamai “Olimpiade Indonesia Cerdas”. Setelah sebulan absen menonton televisi yang kebanyakan isinya samp*h, akhirnya ada juga program yang baik. Senang sekali rasanya menyaksikan antusias adik-adik SMA dalam menjawab pertanyaan. Ini mengingatkan akan ambinya saya semasa sekolah dulu hehe.

Dari beberapa tim yang sudah bertanding, saya punya satu tim favorit. Mereka adalah perwakilan dari SMAN 13 Jakarta. Kok bisa memfavoritkan mereka, Din? Sederhana jawabannya. Karena sebelum menjawab setiap pertanyaan, mereka selalu mengucapkan “bismillaahirrahmaanirrahiim“. Tidak hanya seorang, tapi ketiga pesertanya. Tiga-tiganya!!! Masya Allah…

Ketiga adik-adik mengagumkan itu adalah Raffel, Pribadi, dan Afifah. Sengaja tidak saya samarkan namanya, karena saya begitu mengapresiasi yang sudah mereka lakukan. Di televisi nasional, tanpa ragu menunjukkan identitas keislaman mereka, mengagungkan Allah sebelum menjawab soal. Rasa hormat saya tujukan kepada orang tua dan guru-guru mereka.

Saking kagumnya, saya sampai cari gambar mereka di google.

image

Memang apa istimewanya sih, Din?

Iya sih, memang terkesan sepele mengucapkan “bismillaah” sebelum melakukan sesuatu. Namun ada baiknya tidak dilewatkan. Dengan “bismillaah”, Allah membuka kitab-Nya yang mulia. Dan ketiga adik mengagumkan ini tahu betul bahwa banyak keutamaan jika mereka mengawali jawaban mereka dengan “bismillaah”.

Maha Besar Allah, sampai saat ini (sepanjang saya menonton) tim SMAN 13 melaju terus ke babak selanjutnya. Bahkan tim ini adalah pemegang rekor skor tertinggi sepanjang perlombaan OIC, yaitu 340. Belum ada yang melebihi skor mereka. Bahkan semalam mereka tampil menggemaskan dengan mengenakan peci. Hihi. *buru-buru istighfar* 😀

Dari sini saya belajar sesuatu. Mungkin ada kalanya saya khilaf lupa mengucap “bismillaah” untuk mengawali apapun yang saya kerjakan. Dengan begitu jika sekiranya di tengah jalan ada hal-hal yang kurang lancar, saya harus memastikan apakah saya sudah membacanya atau belum. Karena betapa meruginya saya jika melewatkan kebaikan dari “bismillaah” itu.

Dari berbagai sumber pun saya mencoba mengutip berbagai keutamaan membaca “bismillaah”. Ini beberapa di antaranya:

1. Membacanya dapat membuat setan menjadi kecil
Imam Ahmad Hanbal dalam musnadnya meriwayatkan dari seseorang yang dibonceng oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, ia berkata,

“Tunggangan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam tergelincir, maka aku katakan: ‘Celaka setan.’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Janganlah engkau mengucapkan ‘celakalah setan.’ Karena jika engkau mengucapkannya, maka ia akan membesar dan berkata: ‘dengan kekuatanku, aku jatuhkan dia.’ Jika engkau mengucapkan bismillah, maka ia akan menjadi kecil hingga seperti seekor lalat’.”

(HR. Ahmad, Abu Daud dan dishahihkan Al-Albani)

Ini merupakan berkah dari ucapan “Bismillah”.

2. Disunnahkan membaca basmalah sebelum memulai pekerjaan
Oleh karena itu, disunnahkan membaca basmalah pada awal setiap ucapan maupun perbuatan. Disunnahkan juga membacanya pada awal khuthbah. Dan disunnahkan juga membaca basmalah sebelum masuk kamar mandi.

3. Tidak sempurna wudhu sebelum membaca basmalah
Berdasarkan hadist dalam musnad Imam Ahmad dan juga dalam kitab Sunan dari riwayat Abu Huraira, Sai’id bin Zaid dan Abu Sa’id radhiyallahu ‘anhum. Secara marfu’, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

“Tidak sah wudhu seseorang yang tidak menyebut nama Allah Ta’ala (mengucap basmalah).”

(HR. Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah, dan dishahihkan al-Albani)

4. Menjauhkan rumah dari setan
Dari Jabir radhyallahu ‘anhu berkata, saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Jika seseorang masuk kedalam rumahnya lalu ia menyebut Allah Ta’ala saat ia masuk dan saat ia makan, maka setan berkata kepada teman-temannya, ‘ tidak ada tempat bermalam bagi kalian dan tidak ada makan malam.’ Dan jika ia masuk, tanpa menyebut asma Allah Ta’ala saat hendak masuk rumahnya berkatalah syaithan: ‘kalian mendapatkan tempat bermalam, dan apa bila dia tidak menyebut nama Allah ketika hendak makan,maka setan berkata : ‘ kalian mendapatkan tempat bermalam dan makan malam.’”

(Muttafaqun ‘alaih)

Demikian beberapa keutamaannya. Terima kasih sekali lagi untuk Raffel, Pribadi, dan Afifah. Teruslah sholih dan sholihah ya, dek! Semoga maju terus sampai babak final. 🙂

—Dini Fitriani Tjarma
Bontang, 6 November 2014; di satu pagi yang cerah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s