Karena Kita Tidak Tahu #19

Saya tertegun saat membaca ini karena sebelumnya tidak tahu:

Diriwayatkan, bahwa apabila penghuni surga telah masuk ke dalam surga, lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di dunia, mereka bertanya tentang sahabat mereka kepada Allah Ta’ala,

“Yaa Rabb.. Kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di dunia, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami..”

Maka, Allah Ta’ala berfirman,

“Pergilah ke neraka, lalu keluarkan Sahabatmu yang di hatinya ada Iman walaupun hanya sebesar dzarrah.”

(HR. Ibnul Mubarak)

Ketertegunan itu pun dibarengi dengan rasa merinding serta haru. Rupanya sahabat-sahabat yang baik akan memberi syafa’at pada diri ini di hari akhir kelak.

Kemudian saya memutar pikiran saya ke beberapa tahun silam. Dulu saat berumur belasan, dengan mudahnya saya melabeli si A, B, C, atau D sebagai sahabat. Padahal kenyataannya semakin ke sini, yang benar-benar membersamai perjalanan saya bisa dihitung dengan jari. Mereka yang tidak menghujat jika saya salah, yang tidak akan menghakimi lebih dari yang sebenarnya, juga yang menghargai rahasia yang mungkin saya punya. Most importantly, mereka adalah orang-orang baik yang membuat saya lebih mengenal Allah.

Jika direnungkan lebih dalam lagi, mungkin saya bisa saja menangis. Entahlah apa mereka yang saya anggap sebagai sahabat akan mengingat saya di akhirat nanti. Saya tidak pernah tahu bagaimana diri ini dalam hati mereka. Pun saya tidak akan pernah tahu akhir perjalanan hidup ini, apakah kami akan bertemu di surga atau tidak. Memikirkannya saya ngeri.

Wahai sahabat, maukah kalian bertanya pada Allah sekiranya tidak menemukanku di surga nanti? :’)

Seorang yang bijak pernah berkata, “Real friends want to be neighbours in Jannah.” Ya, saya pun demikian. Saya ingin persahabatan dengan kalian kekal hingga ke surga. Saya masih ingin berbagi kisah dengan kalian di sana. Untuk itu, mari sama-sama kita berjuang untuk terus taat pada Allah. Semoga Allah memberikan rahmat pada kita untuk bertemu di surga-Nya. Aamiin.

Don't walk behind me, I may not lead. Don't walk in front of me, I may not follow. Just walk beside me and befriend till Jannah.

Don’t walk behind me, I may not lead. Don’t walk in front of me, I may not follow. Just walk beside me and befriend till Jannah.

—Dini Fitriani Tjarma

Bontang, 28 Agustus 2014. 23:03 WITA.

“Ya Allah, karuniakanlah pada kami sahabat-sahabat yang mengingatkan kami akan Engkau.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s