Berdoa Lalu Diperkenan

Pagi-pagi buta membuat otak memerintahkan jemari untuk segera memvisualisasikan apa yang ada di dalamnya. Sebagai pembuka, mari kita ingat bahwa Allah sudah berkata:

Berdoalah padaKu, maka akan Ku perkenan untukmu.

(Q.S. Al-Mu’min: 60)

Saya yakin bahwa masing-masing dari kita pernah mengalami hal-hal yang (kita anggap) tidak menyenangkan dalam hidup ini. Terkadang pola pikir kita masih fokus terhadap apa-apa yang negatif dari pada mencoba memahami berbagai hal positif yang terkandung dalam pengalaman tidak menyenangkan tersebut. Makanya saya selalu mengapresiasi siapa pun yang senantiasa melihat segala sesuatu dari sisi baiknya.

Dulu sekali seorang kawan pernah berkata, “Kalau lagi dapat hal nggak enak, anggap aja itu ujian yang bikin kita naik kelas kalau berhasil melewati.” Yup! Sepakat sekali. Bukankah balasan terindah akan datang setelah kita melewati ujian terberat? 🙂

Berserah pada takdir terbaik dan putus asa itu berbeda bagi saya. Yang dapat menghadirkan hal-hal baik dalam hati dan pikirannya saat mengatasi ujian, tentu akan merawat kesabaran dalam dirinya, melakukan ikhtiar yang sungguh-sungguh, dan mengucap rentetan doa yang melangit.

DOA.

Satu kata yang bisa mendekatkan diri ini dengan-Nya. Satu kata yang bisa mengetuk pintu-pintu langit dan mengubah takdir kita. Satu kata yang menjadi bukti cinta pada yang dicinta.

Tabir yang memisahkan antara kita dengan keberhasilan hanyalah keputusasaan.

(Imam Hasan al Banna)

Never blame any day in our life. Good days give us happiness (& smiles). Bad days give us experience. Yeah, even worst days give us lesson. Pupuk terus sabarnya, tingkatkan terus ikhtiarnya, jangan berhenti mengucap doanya, dan pertahankan selalu prasangka baik akan keputusan-Nya. Semoga dengan itu tidak ada tabir pemisah antara kita dengan tujuan kita.

Jangan mau merugi memanfaatkan kesempatan untuk berusaha lebih, berdoa lebih, dan berprasangka baik lebih! Ingat, Allah tidak akan ingkar akan janji-Nya. *ngingetin sama perkataan Allah di awal tulisan ini* 🙂

Salam terbaik penuh doa untuk saudara-saudaraku semua. TETAP SEMANGAT!

 

—Dini Fitriani Tjarma

Bontang, 8 Agustus 2014. menjelang subuh ditemani hujan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s