Momentum Ramadhan 1435H

Ramadhan tahun ini luar biasa! Meskipun belum setengah perjalanan, tetapi sudah banyak peristiwa yang susah hilang dari ingatan. Kemarin-kemarin kawan-kawan terbaik saya selama kuliah sudah mendapat gelar “Ners” di depan namanya. Mereka berhasil mempertahankan Karya Ilmiah Akhir Ners sebagai salah satu syarat kelulusan. Bahkan sebelumnya sudah mengikuti Uji Kompetensi Ners Indonesia. Hal ini membahagiakan bagi saya tentunya.

Kemudian kemarin 9 Juli seluruh rakyat Indonesia telah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Presiden 2014. Presiden ketujuh Republik ini pun akan segera terpilih. Jujur baru pilpres kali ini saya sebegitunya mengikuti, sebegitunya menangis meminta sama Allah diberi pemimpin yang amanah, sebegitunya sampai ketakutan jika bangsa Indonesia terpecah (khususnya umat Islam tercerai berai).

Untuk masalah World Cup saya sama sekali tidak peduli. Sedikit pun tidak. Selain saya bukan pecinta sepak bola, saya juga ogah banget bangun pagi-pagi buta hanya untuk menonton itu (hehe no offense ya). Hanya saja, piala dunia itu tidak menarik perhatian saya dibanding perihnya melihat saudara-saudara di Palestina. Mereka diserang lagi oleh Israel, dibombardir, ditembaki, dirampas haknya untuk merdeka di atas tanah mereka sendiri. Saya sadar saya lemah, tidak bisa apa-apa selain berdoa. Hal itu bahkan menambah nyeri di hati. 😦

Saya jadi ingat teman-teman hebat saya di kampus yang sejak tahun pertama sudah peduli dengan Palestina bersama KNRP (Komite Nasional untuk Rakyat Palestina). Salah satu di antara teman-teman hebat itu pun ada yang bercita-cita tergabung dalam relawan kesehatan Indonesia untuk terbang ke Gaza mengamalkan ilmu yang dimiliki. Ah, bahkan saya merasa kerdil mengingat segala perjuangan mereka.

Bagaimana lah ini, ya Allah? Sungguh, tidak tega tiap hari mendapati gambar-gambar anak Palestina terluka, berdarah, ditodong senjata, meninggal (syahid in syaa Allah). Namun, kami percaya janji-Mu:

Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar.” Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.

(Q.S. Al-Isra’ [17]: 4-5)

Selagi momentumnya pas di bulan Ramadhan, seperti hadits yang diriwayatkan Ahmad, at-Tirmidzi, an-Nasa’I, dan Ibnu Majah bahwa Allah tidak akan menolak doa orang yang berpuasa hingga berbuka, mari perbanyak doa untuk saudara-saudara kita di Palestina juga untuk pemimpin baru Indonesia. Piala dunia? Terserah lo aja deh ya. Hohoho.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s