Masih Mau Bersombong Diri?

Tiap kali ada celah untuk merasa berbangga diri, selalu dan (insya Allah) akan selalu berkata pada diri sendiri, “Apa sih lebihnya kamu dibanding Rasulullah, manusia paling mulia di muka bumi ini, Din?” Tentu aja jawabannya TIDAK ADA. It’s really obvious. Titik.

Coba deh, toh semua manusia sama di mata Allah. Sama-sama hidup, sama-sama Allah kasih oksigen gratis, sama-sama bawa “kotoran” ke mana-mana. Yang membedakan adalah derajat ketakwaannya pada Allah. Udah makin baik belum dari hari ke hari?

Allah, Allah, Allah…

Entah apa yang patut disombongkan? Semua kata-kata pujian yang pernah terdengar itu sebenarnya untuk Yang Menciptakan, yang bisa membuat kita seperti ini.

“Hebat banget kamu!”

“Keren banget bisa menang.”

“Luar biasa menginspirasi!”

…dan kalimat-kalimat bernada pujian serupa.

Padahal orang lain bisa memuji hanya karena selama ini Allah masih menutupi aib kita. Menutupi kesalahan-kesalahan kita, dosa-dosa kita. Bayangin seandainya Allah biarkan terbuka itu semua, mana mungkin saya dan kita semua berani keluar rumah bertemu dengan orang lain. *istighfar*

Jadi, masih mau bersombong diri?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s