Jam Dinding

Pagi, embun, waktu.

Memulai langkah setelah lelah

Menggapai asa dengan upaya

Ditemani waktu

 

Tik tok tik tok tik tok.

 

Jam dinding itu terus berpacu

Duhai, harus berapa lama lagi kau berputar?

 

Detik, menit, jam, hari

 

Bertemu pagi lagi, lagi, dan lagi

Hingga ada satu, dia, di hati.

(Bontang, 12 Februari 2014. 7:15 WITA. Killing time.)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s