Pecutan Semangat

Beberapa waktu yang lalu, mama berkata kalau wajah saya ada di salah satu buletin. Memang beberapa bulan lalu sempat diwawancarai dan akhirnya keluar juga. Sempat terkejut dengan betapa besarnya kepala saya (hehe bercanda), tapi ada yang lebih mengejutkan lagi. Judul artikelnya!

Dini - Buletin

Deg! Ada sedikit desir haru di dalam hati. Sudahlah, saya tidak bisa berkata apa-apa kalau menyangkut kata ‘sulung’. Hati bekerja untuk mendominasi saat itu juga. Bukan tanpa sebab tentunya. Siapa pun sebagai anak tertua (mungkin) juga merasakan hal serupa.

Si sulung tentu memiliki tanggung jawab terbesar bagi adik-adiknya. Bagaimana menjadi role model yang baik bagi adik-adiknya dalam hal aspek apa saja. Bagaimana membantu orang tua sebagai perpanjangan tangan mereka dalam mendidik adik-adiknya. Bagaimana bisa membuat adik-adiknya lebih baik dari dirinya. Itu adalah sebagian besar yang saya rasa.

Dengan judul artikel yang sungguh menyentuh itu, semoga menjadi pecutan semangat tersendiri untuk terus menjadi sebaik-baiknya anak dan juga kakak. Semoga adik-adik saya jauh lebih baik prestasinya, ibadahnya, kebaikannya, serta kehidupannya dibanding saya, kakak tertua mereka. Mohon bantuan, Yaa Mujib. 🙂

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s