Berhenti Sebentar

Kalau sedang merasa terzhalimi, berhenti sebentar untuk berdoa, mendoakan kebaikan pada yang menzhalimi.

Kalau sedang tidak bersemangat, berhenti sebentar untuk membayangkan wajah orang tua, mereka yang mencintai dengan tulus dan tanpa pamrih serta tiada lelah berjuang demi anak-anaknya.

Kalau sedang lelah, berhenti sebentar untuk tidak mengeluh, di luar sana banyak pejuang ikhlas pantang mengeluh menuju kesuksesan.

Kalau sedang sedih, berhenti sebentar untuk berdzikir, bahwasannya terlampau tak terhitung nikmat dari-Nya (termasuk kebahagiaan-kebahagiaan) yang pantas disyukuri.

Kalau sedang dalam masalah dan butuh pertolongan, berhenti sebentar untuk mengambil air wudhu, tunaikan shalat, dan membaca Al-Huda, karena di sana terdapat segalanya.

Rupanya ‘berhenti sebentar‘ untuk kemudian melanjutkan kebaikan itu perlu. 🙂

*ditulis 27 Maret 2013

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s